Bahaya Penyakit Ayan Pada Anak

By | February 25, 2017

Bahaya Penyakit Ayan Pada Anak

Bahaya penyakit ayan pada anak
Bahaya epilepsi pada anak salah satunya adalah dapat mempengaruhi otak anak. Epilepsi adalah sekelompok gangguan neurologis yang terjadi dalam jangka waktu yang panjang dan ditandai dengan adanya serangan-serangan epileptik. Rasanya tidak ada orangtua yang menginginkan anaknya mengalami sebuah gangguan ataupun penyakit, terlebih bila itu epilepsi yang merupakan penyakit kronis. Ada bermacam macam ketakutan yang merusak di benak pada orang tua, apakah anaknya bisa tumbuh dan cerdas seperti anak normal lainnya atau justu sebaliknya ?

Epilepsi atau ayan secara langsung akan berdampak buruk pada setiap organ penting dalam tubuh, hal ini disebabkan kejang-kejang yang tidak terkendali akan membuat fungsi dari beberapa organ dalam tubuh menjadi terganggu. Terganggunya fungsi dari organ-organ tertentu dalam tubuh tentu akan berdampak buruk pada kesehatan si penderita. Jika penderita epilepsi atau ayan tersebut anak-anak, tentunya tubuhnya belum cukup kuat menahan dampak buruk yang diakibatkan dari terganggunya fungsi organ tubuhnya.

Pemicu Penyakit Epilepsi

Epilepsi memang mempengaruhi otak anak, katena sebab otak yang tengah berkembang sangatlah rawan pada pergantian dari dalam atau luar abadan. Pada anak, epilepsi bisa mempengaruhi kognitifnya yakni kekuatan dalam belajar, terima serta mengelola info dari lingkungan untuk merampungkan permasalahan yang dihadapi.

Anak-anak penyandang epilepsi biasanya alami kesusahan dalam memutuskan perhatian (atensi) serta mengingat (memori). Masalah kognitif ini di pengaruhi oleh umur waktu terjadinya epilepsi, type serangan sisi otak yang terserang, stressor psikososial, serta penyembuhan yang memakai kian lebih satu obat epilepsi sebagai salah satu dari bahaya epilepsi pada anak.

Sisi otak yang alami masalah bakal memastikan type masalah kognitif yang duhadapi umpamanya, bila sisi yang terserang yaitu sisi kiri, biasanya bakal memberi tanda-tanda berbentuk masalah berbahasa serta kekuatan verbal, kekutaan mengetahui serta mengingat apa yang didengar, mengeja, membaca, bicara, kekuatan berhitung serta kekuatan bagian matematika.

Sesaat bila sisi yang terserang adalah sisi kanan, tanda-tanda yang muncul berbentuk masalah untuk mengetahui serta mengingat kembali apa yang dipandang, menulis dan menyebabkan koordinasi motorik yang jelek, hingga tak terampil serta susah dalah membedakan pada kanan serta kiri.

Bahaya epilepsi pada anak bisa di coba untuk diatasi oleh pakar saraf dengan program rehabilitasi kognitif yang bermanfaat untuk merangsang manfaat kognitif. Umpamanya lewat aktivitas fisik, latihan motorik halus, serta latihan otak dengan memakai program compuer anak dapat juga melatih memori degan bikin album foto masa lalu, buku harian dsb.

Kejang pada anak bisa karena sebab demam, infeksi di otak, masalah metabolisme serta elektrolit, keracunan, rusaknya atau masalah perkembangan otak, masalah peredaran darah otak, penyakit epilepsi, serta tumor otak, kejang yang berulang atau terus-terusan bisa mengakibatkan kerusakan otak sehingga kemungkinan anak akan tidak meraih perkembangaan yang maksimal.

Berikut Ini Beberapa Bahaya Bagi Anak Yang Disebabkan Karena Epilepsi Atau Ayan :

1. Kejang otot dan gangguan sistem pencernaan

Selama masa kejang, otak si penderita mengalami kegagalan atau kesalan untuk memberi perintah pada otot untuk dapat rileks dan tidak tegang. Kejang-kejang dari epilepsi atau ayan dapat menimbulkan otot tersentak dan terkendali. Dalam beberapa kasus, si penderita dapat kehilangan fungsi otot dengan sangat cepat dan berakibat penderita akan jatuh.

Selain terganggunya fungsi otot, epilepsi atau ayan juga berisiko dapat menyebabkan masalah pencernaan sakit maag, mual, muntah, sembelit dan diare. Pada anak-anak, serangan epilepsi dapat mennyebabkan sakit perut.

2. Terganggunya Perkembangan Mental Anak

Gangguan pada saraf otak tentunya akan berdampak buruk pada perkembangan mental sekaligus kecerdasan anak, bila penyakit epilepsi tidak kunjung juga di beri pengobatan sejak dini, dikhawatirkan apabila sudah dewasa nantinya anak penderita epilepsi atau ayan akan mengalami gangguan mental seperti tidak dapat mengontrol emosi, mudah tersinggung, selalu melakukan aktifitas, agresif, dan autisme.

3. Gangguan Peredaran Darah Dan Sistem Pernapasan

Kejang kejang dari epilepsi atau ayan dapat mengganggu irama jantung dan pernapasan penderita. Hal tersebut akan menyebabkan sesak nafas serta batuk. Dalam kasus yang jarang terjadi, akan menyebabkan tersedak. Dalam jangka panjang, epilepsi atau ayan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Semoga Bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *