Dampak Epilepsi Pada Ibu Hamil Yang Berbahaya

By | April 6, 2017

Dampak Epilepsi Pada Ibu Hamil Yang Berbahaya

epilepsi pada ibu hamil

Epilepsi merupakan kelainan neurologik, yang mana pada ibu hamil membutuhkan tata lakasana yang kuat dan tanpa berisiko baik terhadap ibu atau bayi. Menurut statistik Amerika Serikat, 0.5% kehamilan dijumpai pada wanita epilepsi. Risiko pada wanita epilepsi yang hamil lebih besar dari pada wanita normal yang hamil. Untuk menanggulangi banyak risiko maka dokter ahli neurologi bekerjasama agar bayi dan ibu mengalami keselamatan jasmani dan rohani. Angka kematian neonatus pada pasien epilepsi yang hamil adalah tiga kali dibandingkan populasi normal. Pengaruh kehamilan terhadap epilepsi bervariasi. Kira kira 1/4 kasus frekuensi bangkitan akan meningkat terutama pada trimester terakhir. Seperempatnya lagi menurun dan separuhnya tidak mengalami perubahan selama kehamilan.

Menurut statistik Amerika Serikat, 0.5% kehamilan dijumpai pada wanita epilepsi risiko pada wanita epilepsi yang hamil lebih besar dari pada wanita normal yang hamil. Angka kematian neonatus (bayi baru lahir) pada pasien epilepsi yang hamil adalah tiga kali dibandingkan populasi normal. Frekuensi serangan epilepsi akan meningkat pada waktu mengandung bayi laki-laki sebesar 64 persen. Sedangkan saat mengandung bayi perempuan hanya 30 persen. Lantas ada dampak epilepsi pada kehamilan dan persalinan.

>> Sekitar 4-11 persen ibu hamil melahirkan bayi prematur
>> Sekitar 7-10 persen bayi lahir dengan berat badan rendah, kurang dari 2,5 kilogram
>> Mikrosefali : bayi lahir dengan lingkar kepala lebih kecil dari normal akibat kelainan genetik
>> APGAR (Appearanse, Pulse, Grimace, Activity, Respiration) skor rendah. Ini adalah metode yang digunakan untuk menilai kondisi kesehatan bayi ketika lahir, seperti warna kulit, denyut jantung, respons refleks, tonus otot atau keaktifan dan pernapasan.
>> Terjadi pendarahan pasca persalinan dengan risiko peningkatan 10 persen
>> Bayi memiliki  risiko tiga persen mengembang epilepsi
>> Terjadi satu persen pendarahan perinatal dan bayi.

Mari sharing dikolom komentar bagi anda yang terkena penyakit Epilepsi atau ayan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *