Gejala Awal Penyakit Epilepsi atau Ayan

By | June 14, 2017

Gejala Awal Penyakit Epilepsi atau Ayan

Kita perlu mengenal lebih dalam tentang gejala awal penyakit epilepsi untuk melakukan tindakan pencegahan yang tepat. Epilepsi atau ayan ditandai dengan kecendrungan mengalami kejang ayan berulang ulang kali. Dibandingkan dengan gangguan lainnya yang menyerang otak, epilepsi termasuk ke dalam gelas gangguan secara langsung mempengaruhi kemampuan motorik tubuh secara sementara. Hal ini terjadi karena tidak ada rasa harmonis antara sinyal dari neuron ke otak. Neuron dan sel saraf cluster bertanggungjawab untuk semua aksi yang dilakukan tubuh, apabila kedua saraf ini tidak berfungsi baik dapat mengganggu aktivitas kejang kejang, dan dapat membuat penderitanya mengalami kehilangan kesadaran.

Pengertian epilepsi

Epilepsi berpuncak dari pada gangguan yang ada didalam bagian otak yang bisa berulang dalam bentuk serangan sawan. Hal ini akan menyebabkan penderitaan serius yang dialami oleh penderita atau pasien penyakit ayan atau epilepsi. Ia merupakan gangguan sistem urat saraf (neurologikal) tidak menentu yang serius uang paling kerap ditemui. Secara mudahnya, epilepsi adalah salah satu gangguan dimana aliran isyarat elektrik di dalam otak menjadi keliru. Epilepsi dapat dilihat dalam bentuk sentakan (jerky), menggigil dan terkejang kejang, bunyi kuat seperti berdengkur atau rebah ke tanah atau gabungan ketiga tiganya.

Sebaiknya jika seseorang itu diserang penyakit epilepsi seperti ini dan mengalami gejala kecil berulang ulang, seharusnya segera kerumah sakit. Misalnya seseorang yang tiba-tiba berkelakuan aneh seperti berlari tanpa pakaian, kita tidak perlu menganggap dia gila. Apa yang perlu dilakukan bawa dia kerumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Selain itu, gejala yang mungkin dialami penderita adalah berkelakuan perlik seperti menjerit-jerit tanpa sebab dan termenung. Kelakuan ini mungkin tidak disadari oleh pasien penderita penyakit epilepsi dan keluarga dari penderita itu sendiri tetapi jika ia berlaku, tidak perlu menganggap ia gila cukup berbicara dengan perlahan dan yakinkan penderita dengan kata kata yang lembut bahwa tidak ada yang akan jahat kepadanya.

Gejala Awal Penyakit Epilepsi

Gejala yang biasanya akan ditunjukkan oleh anak-anak yang menderita penyakit epilepsi biasanya seperti :

1. Tatapan Mata Kosong

Apabila anak anda mendadak berhenti untuk melakukan aktifitas yang dilakukannya dan anak anda akan menatap dengan tatapan mata yang kosong seperti orang yang sedang melamun memikirkan sesuatu, maka anda sebagai orang tua patut untuk mewaspadai tindakan yang ditunjukan oleh anak anda. Gejala awal penyakit epilepsi tersebut dapat juga terjadi sebagai kejang petit mal (Petit mal seizure) pada penderita penyakit epilepsi.

Lengan atau kepala anak anda mungkin akan tampak lemas lunglai, namun kejang jenis ini biasanya tidak akan menyebabkan penderita yang mengalaminya sampai terjatuh kebawa atau kehilangan kesadaran. Setelah sampai 30 detik sampai dengan satu menit kejang yang dialami oleh anak anda biasanya akan berakhir, dan setelah itu biasanya anak tidak tau apa yang telah dialaminya.

2. Kejang Total (Total Convulsions)

Kejang grand mal (grand mal seizures) adalah pemicu kejang total yang terjadi pada tubuh penderita epilepsi. Jenis kejang ini adalah jenis kejang yang paling serius karena kejang total akan menyebabkan anak anda sampai terjatuh ketanah dan kehilangan kesadaran. Kejang total yang anda anda alami biasanya akan berlangsung sekitar dua atau sampai lima menit. Saat kejang sedang berlangsung tubuh anak akan kaku dan bergetar tidak terkendali.

Anak anda akan mengalami kehilangan kontrol kandung kemihnya sehingga bisa keluar air seni tanpa disadari atau mengompol dan air liur juga akan keluar dari mulutnya yang disertai dengan bola mata yang memutar kebelakang menjadi beberapa ciri dari gejala awal penyakit epilepsi. Setelah kejang berakhir, anak anda tidak akan menyadari apa yang terjadi pada dirinya. Anak anda akan mengalami seperti orang yang kebingungan selama beberapa menit, tenaganya akan melemas dan otot terasa sakit sehingga mungkin akan tertidur sampai waktu yang lama.

3. Kedutan (twitching)

Gejala awal penyakit epilepsi lainnya adalah kedutan yang dialami oleh anak anda yang biasanya akan bersifat lokal, kemungkinan gejala kedutan ini akan dirasakan oleh anak anda dan akan dimulai dari satu jari atau telapak tangan kemudian akan semakin menjalar keseluruh anggota bergerak tubuh anak hingga kelengan kemudian menyebar sampai separuh atau bagian tubuh menjadi berkedut. Biasanya dalam gejala ini sebagaian anak tetap sadar dan ada juga yang tidak sadar.

4. Aura

Aura dianggap sebagian tanda peringatan dari gejala awal penyakit epilepsi pada anak anda. Aura akan terjadi sesaat sebelum kejang berlangsung menyerang tubuh anak anda. Sebuah sura dapat menyebabkan anak anda akan merasa kesakitan tanpa ada penyebab yang jelas, mendengar suara atau bisikan yang tidak nyata dan mencium bau yang tidak ada sumbernya yang terjadi secara mendadak tanpa ia sadari sebelumnya.

Pada gejala ini anak anda juga akan mengalami masalah dengan penglihatan atau perasaan aneh disuatu tempat bagian tubuhnya. Perasaan aneh tersebut terutama akan dirasakan oleh anak anda dibagian perut. Meskipun anak anda mungkin tidak mengenali tanda tanda peringatan sebagai aura, lambat laun akan dapat menghubungkan gejala gejala awal penyakit epilepsi dengan serangan epilepsi yang menimpa anak anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *