Jenis Jenis Penyakit Ayan

By | February 21, 2017

Jenis-Jenis Penyakit Epilepsi

Jenis penyakit epilepsi yang paling utama adakan cedera kepala. Pada tahun 2009 data WHO menyebutkan bahwa penyandang epilepsi diseluruh dunia diperkirakan mencapai 50 juta orang, dengan 50% ditemukan di negara berkembang. Epilepsi tidak hanya menyerang anak-anak, namun juga dapat terjadi pada dewasa, lansia, bahkan bayi yang baru lahir sekalipun. Ini dikarenakan banyak hal yang dapat mencetuskan terjadinya epilepsi.

Jenis-Jenis Penyakit Ayan Atau Epilepsi

1. Epilepsi Idiopatik Umum

Dalam hal ini, sering kali ada riwayat keluarga yang memiliki epilepsi. Epilepsi idiopatik umum cenderung muncul selama masa kanak-kanak atau remaja, walaupun mungkin tidak tardiagnosis sampai masa dewasa. Epilepsi jenis ini tidak menunjukkan ada kelainan sistem saraf (Otak atau sum-sum tulang belakang) yang dapat diidentifikasi baik dengan studi EEG atau studi gambar (MRI), Penderita epilepsi idiopatik umum meiliki kecerdasan normal dan hasil dari uji neurologis dan MRI biasanya normal. Hasil electroencephalogram (EEG, sebuah tes yang mengukur impuls listrik di otak) mungkin menunjukkan pelepasan epileptik yang mempengaruhi seluruh otak(disebut pelepasan umum).

Jenis-jenis kejang yang mempengaruhi pasien dengan epilepsi idiopatik umum mungkin termasuk:

1. Kejang Mioklonik (Sentakan ekstrim yang terjadi secara tiba-tiba dan durasi sangat singkat)
2. Kejang Tidak Sadar (tatapan kosong)
3. Kejang tonik klonik umum (kejang grand mal)

Epilepsi idiopatik umum biasanya diobati dengan obat. Beberapa orang dapat mengatasi kondisi ini dan berhenti mengalami kejang, seperti halnya dengan epilepsi tidak sadar pada masa kanak-kanak dan sejumlah pasien dengan epilepsi mioklonik remaja.

2. Epilepsi Petit Mal

Epilepsi petit mal adalah epilepsi yang menyebabkan gangguan kesadaran secara tiba-tiba, dimana seseorang menjadi seperti ebngong tidak sadar tanpa reaksi apa-apa, dan setelah beberapa saat bisa kembali normal melakukan aktivitas semula.

3. Epilepsi Grand Mal

Epilepsi grand mal adalah epilepsi yang terjadi secara mendadak, dimana penderitanya hilang kesadaran lalu kejang-kejang dengan napas berbunyi ngorok dan mengeluarkan buih atau busa dari mulut

4. Epilepsi Myoklonik Juvenil

Epilepsi Myoklonik Juvenil adalah epilepsi yang mengakibatkan terjadinya kontraksi singkat pada satu atau beberapa otot mulai dari yang ringan tidak terlihat sampai yang menyentak hebat speerti jatuh tiba-tiba, melemparkan benda tang dipegang tiba-tiba, dan lain sebagainya.

5. Epilepsi Idiopatik Parsial

Epilepsi Idiopatik Pasrsial dimulai pada masa kanak-kanak antara usia 5 dan 8 tahun dan mungkin ada riwayat keluarga yang meiliki epilepsi. Epilepsi ini juga dikenal sebgaai epilepsi fokal jinak masa kanak-kanak (BPEC), epilepsi ini dianggap salah satu jenis epilepsi paling ringan. Epilepsi ini hampir selalu hilang ketika sudah pubertas dan tidak pernah diagnosis pada orang dewasa.

Kejang-kejang cenderung terjadi selama todur dan paling seing kejak motorik parsial sederhana yang melibatkan wajah dan kejang sekunder umum (grand mal). Jenis epilepsi ini biasanya didiagnosis dengan EEG.

6. Epilepsi Parsial Sederhana

Epilepsi parsial sederhana adalah epilepsi yang tidak disertai hilang kesadaran dengan gejala kejang kejang rasa kesemutan atau rasa kebal disuatu tempat yang berlangsung dalam hitungan menit atau jam.

7. Epilepsi Parsial Kompleks

Epilepsi Parsial Komplek adalah epilepsi yang disertai gangguan kesadaran yang dimulai dengan gejala parsialis sederhana namun ditambah dengan halusinasi, terganggunya daya ingat, seperti bermimpi, kosong pikiran, dan lain sebagainya. Epilepsi jenis ini bisa menyebabkan penderita melamun, lari tanpa tujuan, berkata-kata sesuatu yang diulang-ulang, dan lain sebagainya(otomatisme)

8. Epilepsi Simptomatik Umum

Bermacam macam jenis kejang (kejang tonik-klonik, tonik, mioklonik, tonik, stonic dan kejang tidak sadar) adalah umum pada pasien ini dan bisa sulit untuk mengendalikannya

9. Epilepsi Simptomatik Parsial

Epilepsi Simptomatik Parsial (atau fokal) adalah jenis epilepsi yang paling umum yang dimulai pada usia dewasa, tetapi epilepsi ini juga sering terjadi pada anak-anak. Epilepsi jenis ini disebabkan oleh kelainan lokal dari otak, yang mungkin akibat dari stroke, tumor, trauma, kelain otak bawaan (dipunyai sejak lahir), parut atau “sclerosis” pada jaringan otak, kista, atau infeksi.

Itulah beberapa jenis jenis penyakit epilepsi. Namun, pada tahap lebih lanjut, epilepsi ini bisa membuat seseorang langsung tidak sadarkan diri diiringi kejang-kejang dengan penyebab bangkitan epilepsi yang sudah tak bisa terdeteksi atau dengan kata lain sudah masuk klasifikasi Uncalassfied Epileptic Seizures.

 

Semoga Bermanfaat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *