Kehamilan Pada Penderita Penyakit Ayan Atau Epilepsi

By | April 14, 2017

Kehamilan Pada Penderita Penyakit Ayan Atau Epilepsi

Epilepsi merupakan kelainan neurologik, dimana ibu hamil membutuhkan tata laksana yang kuat dan tanpa berisiko baik terhadap ibu maupun janin. Menurut statistik amerika serikat, 0.5% kehamilan dijumpai pada penderita epilepsi. Risiko pada penderita epilepsi yang hamil lebih besar dari pada seseorang yang normal dan hamil. Untuk menanggulangi banyak risiko, maka dokter ahli kandungan dan dokter ahli neurologi bekerjasama agar bayi dan ibu mendapatkan keselamatan jasmani dan rohani. Angka kematian neonatus pada pasien epilepsi yang hamil adalah tiga kali dibandingkan populasi normal. Pengaruh kehamilan terhadap epilepsi bervariasi. Kira kira seperempat kasus frekuensi bangkitan akan meningkat terutama pada trimester terakhir. Seperempatnya lagi menurun dan separuhnya tidak mengalami perubahan selama kehamilan.(Obat ayan anak dan dewasa)

Kehamilan penyandang epilepsi berisiko tinggi dan obat anti epilepsi juga berbahaya bagi janin. Sekitar 25%-33% serangan epilepsi meningkat selama hamil. Disertai kemungkinan komplikasi kehamilan, persalinan dan pada janin.

Kehamilan pada epilepsi ibu hamil

>> Ibu yang sering mengalami serangan setiap bulan sebelum hamil, frekuensi serangan akan meningkat selama hamil
>> Ibu yang selama 9 bulan tidak pernah atau hanya sekali serangan, tidak akan mengalami selama hamil
>> ibu yang 2 tahun bebas serangan, risiko serangan selama hamil menurun atau hilang
>> Frekuensi serangan meningkat jika mengandung janin laki laki dan menurun jika janin perempuan
>> Serangan lebih sering terjadi pada trimester 1

Kehamilan Memicu Serangan Epilepsi, Dikarenakan :

> Meningkatkan kadar hormon estrogen dan progesteron pada plasma darah
>> Perubahan metabolik akibat kenaikan berat badan mengganggu metabolisme obat anti epilepsi sehingga menimbulkan kejang
>> Kurang tidur akibat morning sickness, nyeri pinggang atau gerakan janin
>> Mual muntah pada kehamilan dapat mengganggu penyerapan obat anti epilepsi
>> Psikologik ( stres dan cemas)
>> Ibu berhenti makan obat karena takut efek obat terhadap janin

Komplikasi Pada Kehamilan

>> Perdarahan
>> Mual muntah berlebihan akibat dosis tinggi pada obat anti epilepsi
>> Riaiko herpes maternal meningkat 6 kali
>> Preeklampsia
>> Persalinan caesar
>> Kematian ibu saat serangan

Efek Pada Janin

>> Lahir caesar
>> Prematur
>> Kurang bayi rendah
>> Kurang oksigen (hipoksia)
>> Cacat bawaan
>> Bibir sumbing
>> Kematian janin dalam kandungan ketika atau setelah dilahirkan

Penanganan harus terpadu antara dokter kebidanan, dokter saraf dengan dokter anak untuk memantau adanya gangguan perkembangan dan kelainan janin. Tujuan penanganan adalah mencegah serangan selama hamil dengan minum obat. Namun mengingat banyaknya efek samping obat anti epilepsi, kadar dan risiko obat harus diperiksa benar-benar. Selain cara diatas, a anda juga bisa menggunakan suplemen alami dari Qnc Jelly Gamat obat epilepsi terbaik yang aman untuk semua kalangan usia temasuk ibu hamil dan janin.Klik disini sekarang juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *