Penyebab Epilepsi Kambuh

By | March 10, 2017

Penyebab Epilepsi Kambuh Yang Harus Anda Waspadai

Epilepsi atau ayan adalah suatu gangguan pada sistem syaraf otak manusia karena terjadinya aktivitas yang berlebihan dari sekelompok sel neuron pada otak sehingga menyebabkan berbagai reaksi pada tubuh manusia mulai dari bengong sesaat, kesemutan, gangguan kesadaran, kejang kejang dan atau kontraksi otot. Epilepsi atau yang sering kita sebut ayan atau sawan tidak disebabkan atau dipicu oleh bakteri atau virus dan gejala epilepsi dapat diredam dengan bantuan-bantuan orang orang yang ada disekitar penderita.

Penyakit epilepsi merupakan penyakit yang dapat terjadi pada siapapun walaupun dari garis keturunan tidak ada yang pernah mengalami epilepsi. Penyakit epilepsi atau ayan adalah penyakit yang berbahaya karena sewaktu waktu bisa menyerang kita. Bila sudah terkena penyakit epilepsi ini, harus waspada karena dimana saja penyakit epilepsi ini bisa kambuh dan bila tidak ada orang yang menolong maka akan berakibat fatal bagi penderitanya. Penyakit ayan masih belum diketahui dengan jelas penyebab pastinya.

Namun biasanya, mereka yang sudah terbiasa akan kambuhnya epilepsi akan menyadari gejala-gejala sebelum terjadinya epilepsi. Berikut ini beberapa gejala yang dapat dirasakan sebelum munculnya epilepsi

> Badan terasa lemas
>> Pusing dan sakit kepala
>> Mata terasa berat
>> Anggota badan seperti tangan dan kaki gemeter

Penyebab Epilepsi Bisa Kambuh

penyebab epilepsi kambuh

Epilepasi merupakan serangan yang muncul secara tiba-tiba tidak diketahui sebelumnya. Mirip seperti serangan jantung dan stroke. Nmaun demikian yang menyebabkan seseorang mengalami fasa epilepsi sendiri tidak diketahui secara pasti, begitu pula dengan bagaimana seseorang bisa memiliki penyakit epilepsi. Beberapa ahli menyatakan ada beberapa hal yang dapat menyebabkan epilepsi pada seseorang, anatara lain :

1. Faktor Genetik
Sama seperti kebanyakan jenis penyakit lainnya, faktor genetik diduga memiliki peranan penting yang dapat menyebabkan seseorang mengalami epilepsi. Biasanya faktor gen yang mempengaruhi adalah kelainan gen yang terjadi pada saat berada di dalam kandungan. Begitupun ketika orang tua juga memiliki sejarah epilepsi, maka anaknya pun akan ikut membawa bakat epilepsi.
Selain itu, anaka yang lahir secara kembar juga memiliki bakat epilepsi. Apabila saudaranya lahir dengan kondisi epilepsi, maka bukan tidak mungkin saudaranya akan mengalami hal yang sama.

2. Kurangnya Oksigen Ketika Dilahirkan
Fase kandungan hingga 3 tahun pertama merupakan fase penting dalam awal kehidupan, ketika seorang anak lahir dengan kondisi asupan oksigen yang kurang dan minim, maka orak tidak dapat bekerja dengan baik, dan hal tersebut dapat meningkatkan resiko anak memiliki bakat epilepsi.

3. Cedera Pada Bagian Kepala, Terutama pada saat melahirkan.
Ketika melahirkan, tidak jarang terjadi beberapa kecelakaan yang tidak sengaja. Salah satunya adalah terjadinya kecelakaan yang menyebabkan cedera pada kepala. Cedera yang terjadi pada bayi yang baru lahir, terutama pada kepala akan sangat mempengaruhi kondisi dan fungsi otak si bayi. Kondisi ini dapat berakibat kepada munculnya epilepsi pada anak seiring dengan bertambahnya usia.

4. Tumor Otak
Tumor merupakan suatu penyakit dimana muncul suatu benjolan pada bagian tubuh tertentu. Pada tumor otak, benjolan tersebut muncul pada bagian otak, dan sangat menghambat kerja dan fungsi otak itu sendiri. Dengan berkurangnya dan tidak normalnya fungsi dan kinerja otak, maka akan menimbulkan banyak sekali masalah, salah satunya adalah epilepsi atau ayan

5. Tuberus Sclerosis
Tuberus Sclerosis merupakan suatu kondiasi dimana cedera otak terjadi karena adanya kondisi genetic yang tidak normal terjadi pada diri seseorang. Cedera otak ini dapat menyebabkan terjadinya epilepsi yang menetap pada orang tersebut.

6. Stroke
Serangan stroke juga dapat mengawali terjadinya epilepsi pada seseorang. Dengan kondisi tubuh yang mengalami stroke, biasanya ada bagoan otak tertentu yang melemah atau bahkan tiak bekerja sama sekali. Hal ini akan berpengaruh pada kondisi tubuh dan dapat menyebabkan terjadinya kejang-kejang epilepsi

7. Infeksi Pada Otak
Meningtis merupakan salah satu jenis infeksi pada selaput otak. Radang dan infeksu pada otak seperti meningtis ini dapat membuat seseorang mengalami gejala gejala epilepsi

8. Kadar Natrium Dan Gula Darah Di Dalam Tubuh Yang Normal.
Salah satu pemicu munculnya epilepsi pada seseorang adalah adanya kandungan natrium dan gula darah yang tidak normal secara terus menerus. Kandungan tidak normal ini bisa berarti terlalu tinggi, terlalu rendah, ataupun kondisi kandungan natrium dan gula darah yang naik turun

9. Alkohol Dan Narkoba
Alkohol dan narkoba juga merupakan salah satu pemicu terjadinya kejang kejang yang merupakan gejala utama dari epilepsi. Maka dari itu bagi anda yang memiliki penyakit epilepsi, disarankan untuk tidak pernah mengkonsumsi alkohol dan obat obatan terlarang.

10. Kurang Tidur
Kurang tidur akan membuat tubuh menjadi merasa lelah dan tidak dapat beraktifitas dengan baik. Kelelahan yang dialami oleh ini juga dapat memicu munculnya kejang kejang pada tubuh. Anda harus cukup memperoleh istirahat agat dapat meminimalisir resiko terjadinya epilepsi dan munculnya kejang-kejang.

Mari sharing dikolom komentar bagi anda yang mempunyai penyakit epilepsi. Terimakasih Semoga Bermanfaat.

penyebab epilepsi kambuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *