Penyebab Terjadinya Penyakit Epilepsi Atau Ayan

By | May 31, 2017

Penyebab Terjadinya Penyakit Epilepsi Atau Ayan

Beberapa penyebab penyakit ayan yang akan mengakibatkan munculnya gejala yang ditunjukkan oleh penyandang penyakit ayan atau epilepsi jika sedang mengalami bangkitan atau serangan epilepsi.

Gejala Penyakit Epilepsi atau Ayan

Gejala yang mungkin ditimbulkan dari penyakit epilepsi berupa hilangnya kesadaran, kejang seluruh tubuh hingga mengeluarkan air liur berbusa dan napas mengorok, serta terjadi kontraksi otot yang mengakibatkan pasien mendadak jatuh pingsan diiringi dengan jeritan. Semua urat-urat mengejang lengan dan tungkai menjulur kaku, tangan mengenggam dengan eratnya, lidah luka tergigit karena rahang terkatup rapat, si penderita sulit bernapas dan muka merah atau kebiru-biruan. Selama terserang ayan, biasanya mata tertutup dan akhirnya tertidur pulas lebih dari 45 menit. Apabila telah bangun dan ditanya, tidak lagi ingat apa apa yang telah terjadi atas dirinya. Serangan ayan yang demikian itu senantiasa datang berulang ulang.

Penyebab terjadinya penyakit epilepsi atau ayan

Penyakit ini selalu menunjukkan kejang yang terjadi secara tidak terduga. Namun sebelum terjadinya serangan dari penyakit ini, biasanya para penderita epilepsi dapat merasakan aura epilepsi. Aura yang menunjukkan bahwa dirinya akan mengalami serangan. Maka ia akan menyempatkan diri untuk duduk ataupun berbaring.

Penyebab Penyakit Ayan Atau Epilepsi

Umumnya epilepsi mungkin disebabkan oleh kerusakan otak adalam process kelahiran, luka kepala, penyakit stroke yang terjadi pada orang dewasa, tumor otak yang biasanya diderita oleh anak anak, alkohol. Kadang epilepsi mungkin juga karena genetik, tapi epilepsi bukan penyakit keturunan. Tapi penyebab dari penyakit epilepsi atau ayan yang pastinya tetap belum diketahui.

Penyebab Dari Penyakit Epilepsi Adalah :

>> Faktor genetik, namun bukan faktor keturunan
>> Adanya perubahan zat kimia dalam otak kita
>> Pernah mengalami gangguan fisik atau mental
>> Bisa karena faktor lingkungan
>> Pada proses kelahiran terjadi luka pada kehamilan

Penyakit epilepsi yang sudah diketahui penyebabnya seperti diatas sering disebut juga dengan epilepsi sekunder, sedangkan penyakit epilepsi yang penyebabnya belum diketahui disebut juga dengan epilepsi primer.

Penyebab penyakit ayan dapat disembuhkan dengan menggunakan terapi. Terapi ini bertujuan untuk terciptanya kualitas hidup yang lebih optimal bagi penderita penyakit epilepsi ini. Harapan dari pengobatan terapi ini bagi penderita penyakit epilepsi adalah agar penderita dapat terhindar dari bangkitan kejang, bahkan dapat mencapai keadaan bebas dari kejang.

Diagnosa Penyakit Ayan

Diagnosa yang dapat dilakukan terhadap penderita penyebab penyakit ayan atau epilepsi ini dapat dilakukan atas dasar adanya gejala atau tanda klinis yang muncul akibat dari penyebab yang akan mengakibatkan penyakit ayan dalam bentuk bangkitan kejang yang terjadi secara berulang-ulang. Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menegakkan diagnosa pada penderita penyakit epilepsi ini adalah dimulai dengan anmenesis yang dilakukan melalui wawancara dengan penderita dan yang pernah melihat timbulnya bangkitan kejang pada penderita.

Informasi yang tepat mengenai bangkitan yang terjadi pada penderita sangat penting untuk memastikan apakah itu penyakit epilepsi atau bukan. Atau dapat juga dilakukan pemeriksaan fisik dan neurologi (saraf). Juga dilakukan pemeriksaan penunjang berupa pemeriksaan rekaman gelombang otak dengan EEG, pemeriksaan pencitraan dengan MRI, dan pemeriksaan laboratorium.

Makanan Yang Baik Dan Tidak Baik

Menerapkan pola makan yang salah mungkin juga dapat menjadi penyebab penyakit ayan yang anda derita sekarang. Ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari untuk penderita penyakut epilepsi untuk menjaga agar epilepsi yang diderita tidak kambuh dan juga beberapa makanan yang baik untuk dikonsumsi oleh penderita penyakit epilepsi.

Beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari agar tidak menjadi penyebab penyakit ayan anda kambuh seperti makanan yang mengandung gula refinasi yang terkandung dalam selai. Minuman kaleng, es krim, permen, kue, dll. Makanan yang mengandung gula refinasi yang tinggi dapat membahayakan seseorang yang menderita penyakit epilepsi.

Dan juga makanan yang terbuat dari tepung refinasi atau tepung terigu, tepung beras putih, dll. Makanan lainnya yang mungkin dihindari oleh penderita penyakit epilepsi ini adalah makanan yang asin seperti snack, atau makanan buah kering yang sangat manis.

Berikut jenis makanan yang baik dikonsumsi oleh penderita penyakit epilepsi adalah sayuran segar seperti kol, bayam, brokoli, selada, timun, dll. Atau dapat juga mengkonsumsi kacang-kacangan, jamur, buah, ikan, dan daging, beras coklat, dan lain sebagainya.

Pencegahan Penyakit Epilepsi Atau Ayan

>> Cedera kepala yang merupakan salah satu penyebab penyakit ayan yang dapat dicegah mencegah terjadinya cedera pada kepala merupakan pencegahan yang paling aman
>> Untuk mengindentifikasi seorang anak gangguan kejang pada usia dini, pendegahan kejang yang dilakukan dengan penggunaan obat obatan anti konvulsan secara bijaksana dan memodifikasi gaya hidup uang merupakan bagian dari rencana pencegahan penyakit epilepsi yang diderita.
>> Infeksi yang terjadi pada masa anak anak yang harus dikontrol dengan menggunakan vaksinasi yang benar utnuk menjauhkan penyebab yang mungkin akan menimbulkan penyakit ayan yang kemungikinan akan menyerang anak anda. Dan pada orang tua dengan akan yang pernah mengalami kejang demam harus diinstrusikan pada metode untuk mengontrol demam dengan mengompres badan anak anda atau dengan memberikan obat anti peuretik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *