Supaya Asam Lambung Tidak Kambuh Hindari Pantangan Makanan

By | October 13, 2018

Supaya Asam Lambung Tidak Kambuh Hindari Pantangan Makanan Ini

Asam lambung atau acid refluks adalah konsidi yang ditandai dengan nyeri pada ulu hati atau sensasi terbakar di dada akibat naiknya asam lambung. Penyakit yang juga disebut refluks gastroesofagus ini tak mudah ditangani.

Meski banyak obat membantu mengurangi asam lambung, cara terbaik adalah menghindari konsumsi makanan penyebabnya.

Supaya Asam Lambung Tidak Kambuh Hindari Pantangan Makanan Ini

Makanan dan Minuman Yang Harus Dihindari

Ada beberapa jenis makanan dan minuman yang bisa memicu naiknya asam lambung, sehingga perlu dihindari atau setidaknya dibatasi. Diantaranya adalah :

1. Daging

Jika anda menderita asam lambung, beralihlah ke diet vegetarian. Tingginya kandungan lemak dalam daging, seperti daging sapi dan kambing membuat tubuh membutuhkan waktu lama mencernanya sehingga memicu asam lambung. Jika anda tidak bisa berhenti makan daging, pertimbangkan setidaknya membatasi konsumsinya sekali sepekan.

2. Gorengan

Sama seperti daging, gorengan termasuk kentang goreng favorit anda meningkatkan risiko asam lambung karena kandungan lemak tinggi. Bahkan, jika anda menggoreng daging dengan minyak zaitun (olive oil) sekalipun, hal itu tidak mengurangi kemungkinan anda mulas karena naiknya asam lambung. Mengukus atau memanggang makanan mungkin pilihan terbaik untuk anda.

3. Makanan Yang Mengandung Pedas

Makanan pedas dapat menyebabkan iritasi pada lapisan dalam kerongkongan dan menyebabkan nyeri ulu hati. Anda dapat mengganti cabai dengan bahan yang tidak terlalu pedas, seperti merica. Anda juga bisa mengganti saus cabai yang terlalu pedas dengan saus tomat.

4. Buah dan Sayur Yang Bersifat Asam

Jeruk, lemon, ataupun anggur adalah contoh buah buahan yang bersifat asam, sehingga dapat menyebabkan asam lambung naik. Begitu juga dengan tomat dan salad yang ditambahi cuka. Buah buahan dan sayur sayuran asam ini menjadi pantangan asam lambung, terutama jika dikonsumsi saat perut kosong.

5. Peppermint dan cokelat

Peppermint dan cokelat memang baik bagi kesehatan. Namun jika dikonsumsi secara berlebihan, keduanya berisiko memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan, karena efeknya dapat melemaskan otot stingter ecofagus yang terletak diantara lambung dan kerongkongan.

6. Bawang Putih

Mekipun memiliki berbagai manfaat, bawang putih juga dapat meningkatkan risiko terjadinya asam lambung dan menyebabkan kondiri ini lebih sering terjadi. Namun, efek bawang putih tersebut bisa berbeda pada tiap orang.

7. Makanan yang mengandung banyak gas

Brokoli, kubis, kecambah, susu dan kacang kacangan termasuk makanan yang menimbulkan banyak gas sehingga memicu perut kembung. Bahan bahan makanan ini juga bisa meningkatkan risiko naiknya asam lambung jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

8. Minuman Beralkohol

Minuman beralkohol berisiko melemaskan otot stingfer sofagus sehingga asam lambung dapat naik. Minuman beralkohol, apalagi yang sering menjadi penutup makanan utama, seperti wine, bir, koktail, berisiko memicu naiknya asam lambung. Oleh karena itu, sebaiknya hindari konsumsi alkohol.

9. Kafein dan Minuman Bersoda

Sebagian orang merasakan asam lambungnya naik setelah mengonsumsi minuman berkafein, seperti kopi, teh, dan minuman bersoda. Soda dapat meningkatkan produksi asam lambung, sehingga menimbulkan keluhan nyeri ulu hati dan perut kembung.

Menerapkan Pola Hidup Sehat

Selain memerhatikan daftar makanan dan minuman diatas, jika anda sering mengalami peningkatan asam lambung, disarankan mulai menerapkan pola hidup sehat. Dibawah ini adalah beberapa kebiasaan yang bisa dilakukan untuk mencegah naiknya asam lambung.

* Jauhi kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol
* Hindari kebiasaan berolahraga setelah makan
* Jangan makan terlalu banyak dalam satu waktu
* Usahakan untuk selalu menjaga berat badan ideal
* Jangan makan 3-4 jam sebelum tidur

Penting merhatikan beragam pantangan asam lambung, terutama jika anda memiliki riwayat penyakit asam lambung. Pola makan dan kebiasaan hidup yang tidak teratur bisa memperarah kondisi yang dialami sekaligus menyebabkan komplikasi serius, mulai dari kerusakan gigi, hingga kerusakan atau kanker esofagus (kerongkongan). Terimakasih semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *