Bahaya Konsumsi Telur Asin Jika Makan Berlebihan

By | January 16, 2019

Telur asin adalah istilah umum untuk makanan berbahan dasar telur yang diawetkan dengan cara diasinkan. Bahan baku utama yang digunakan biasanya adalah telur itik atau telur bebek. Waspadai risiko kesehatan yang muncul akibat terlalu sering mengonsumsi telur asin.

Citarasa asin gurih dan tekstur kuning telurnya yang berpasir, membuat telur asin cocok dijadikan sebagai lauk pauk atau sebagai camilan. Dilihat dari sisi nutrisi, telur asin mengandung lemak, protein, karbohidrat, kalsium, zat besi, magnesium, kalium, dan vitamin A.

Meski demikian, anda perlu mewaspadai bahaya telur asin jika dikonsumsi secara berlebihan hal ini karena telur asin mengandung natrium ( Sodium) dan kolestrol yang tinggi.

Fakta Mengenai Asupan Garam Tubuh

Nama lain dari garam adalah natrium klorida (NaCi). Makanan yang mengandung banyak garam berarti mengandung natrium dnegan kadar tinggi. Kandungan natrium yang tinggi biasanya ditemukan dalam makanan siap saji dan makanan olahan atau kemasan. Telur asin juga termasuk makanan yang tinggi natrium.

Natrium sendiri merupakan suatu zat yang termasuk jenis elektrolit sekaligus mineral. Zat ini diperlukan oleh tubuh untuk menjaga keseimbangan elektrolit, menjaga kadar air didalam dan diluar sel, serta menunjang kerja otot dan saraf. Sebagian besar natrium terdapat dalam darah dan cairan getah bening, yaitu sebanyak 85 persen.

Bahaya Konsumsi Telur Asin Berlebihan

  • Tekanan Darah Tinggi

Telur asin pada dasarnya adalah telur bebek yang telah mengalami proses pengasinan. Butiran telur bebek yang telah bersih biasanya kemudian perlu direndam didalam larutan air garam. Bukan hanya 1-2 hari, proses perendamannya dapat berhari hari dan bahkan dapat sampai 12 hari atau 1 bulan penuh.

Maka tak heran kalau pada akhirnya telur ain ini sebutir saja jelas mengandung kadar sodium tinggi. Ada sekitar 397 mg kandungan sodium didalamnya walau memang ada pula kandungan nutrisi yang lain. Namun perlu diingat juga bahwa mengonsumsi makanan tinggi garam sangat mudah menaikkan risiko penyakit tekanan darah tinggi atau yang kita sebut dengan hipertensi.

  • Penyakit Jantung

Dari kebiasaan memakan telur asin, khususnya bila secara berlebihan maka akan membuat tekanan darah naik. Kenaikan tekanan darah yang terlalu tinggi adalah awal dari penyebab penyakit jantung. Kita semua tahu bahwa tugas jantung sendiri adalah sebagai pemompa darah supaya mampu mengalir secara lancar melewati pembuluh darah.

Saat tekanan darah makin tinggi, otomatis kinerja jantung pun menjadi semakin berat sewaktu memompa darah. Waspadai selalu jenis jenis penyakit jantung dengan memerhatikan apa yang anda makan setiap harinya. Tak salah untuk sesekali mengonsumsi telur asin, namun ketika terlalu sering apalagi setiap hari, risiko penyakit kronis dapat mengancam kesehatan anda.

  • Stroke

Berawal dari makan telur asin terlalu sering yang artinya menaikkan kadar tekanan darah, maka risikonya tak hanya penyakit jantung saja yang terjadi. Stroke adalah penyakit berat lainnya yang dipicu oleh tekanan darah tinggi dan disebabkan oleh konsumsi telur asin terlalu banyak. Konsumsi garam yang dibiarkan sering diatas batas normal otomatis memperbesar potensi stroke.

Padahal WHO atau lembaga kesehatan dunia sudah memberikan saran untuk asupan garam yang tepat, yakni 5 gram saha setiap harinya. Dan nyatanya, kandungan natrium di dalam telur asin sangatlah tinggi sehingga bila dikonsumsi lebih dari 1 butir dalam sehari saja sudah termasuk berlebihan.

  • Kolestrol Tinggi

Selain darah tinggi, penyakit seperti kolestrol tinggi pun turut mengancam karena konsumsi sebutir telur asin mampu menjadi faktor peningkat kadar kolestrol yang ada didalam tubuh. Perlu diketahui bahwa dalam 1 butirnya, ada sekitar 300-600 mg kolestrol yang tentunya kadar kandungan tersebut ditentukan oleh proses pembuatannya.

Padahal untuk jumlah asupan kolestrol normalnya atau yang paling dianjurkan adalah 300 mg saja perharinya. Jadi bila mengonsumsi 2 butir saja telur asin setiap harinya. Jadi bila mengonsumsi, 2 butir saja telur asin setiap harinya, otomatis hal ini akan langsung meningkatkan risiko kolestrol tinggi. Kadar kolestrol jahat mampu menjadi pemicu dari berbagai masalah kesehatan lainnya, termasuk juga penyakit jantung yang sudah disebutkan sebelumnya.

  • Atreosklerosis

Risiko kondisi kesehatan seperti aterosklerosis pun cukup tinggi bagi pengonsumsi telur asin yang tak mengenal batas. Bahkan ketika sudah makan telur asin masih juga ditambah dengan konsumsi makanan asin atau beragam tinggi lainnya, maka pengerasan arteri pun menjadi lebih mudah untuk terjadi.

Salah satu faktor pemicu atreosklerosis ini adalah tekanan darah yang terlalu tinggi begitu juga dengan kadar kolestrol dalam darah yang meningkat dimana semuanya itu dapat terjadi lebih dulu karena efek makan telur asin berlebihan. Hal ini jugalah yang mampu menjadi faktor yang memperbesar potensi terkena penyakit jantung koroner.

  • Gagal Ginjal

Berawal dari telur asin yang dikonsumsi setiap hari atau dalam batas diatas normal, terjadilah kenaikan tekanan darah dan hal ini mampu mmeperbesar pula risiko gagal ginjal. Pembuluh darah biasanya akan berkerja lebih keras saat tekanan darah naik sebab aluran darah menjadi semakin kuat.

Dari situlah kemudian pembuluh darah dapat menjadi rusak, tak terkecuali pembuluh darah pada organ ginjal. Kerusakan dapat dialami pada pembuluh darah kecil dan arteri besar yang menuju organ ginjal dan karena rusaknya pembuluh darah, hal ini mau tak mau turut mempengaruhi fungsi ginjal yang akhirnya menjadi turun. Cairan limbah yang seharusnya dapat keluar pun malah justru menimbun pada ginjal.

Risiko Lainnnya Dari Mengonumsi Telur Asin

Telur asin tak hanya berakibat kondisi kondisi seperti yang sudah disebutkan tersebut. Masih ada gangguan medis lainnya yang juga perlu anda khawatirkan dan cegah, yakni :

  • Kanker
  • Asma
  • Penyakit Lambung
  • Obesitas
  • Batu Ginjal

Ada berbagai ancaman bagi kesehatan anda tanpa disadari dari konsumsi telur asin yang terlalu berlebihan. Tergantung dari jenis kalsium yang digunakan juga dalam proses pengasinan, dengan takaran konsumsi yang tepat, telur asin bisa membantu mencegah batu ginjal namun bila penggunaan kalsium berkandungan banyak air tentunya akan mengakibatkan hal sebaliknya.

Efek bahaya makan telur asin itulah yang layak menjadi pertimbangan sebelum mengonsumsinya terlalu banyak. Dianjurkan untuk mengonsumsi telur asin sekali waktu saja, terutama bila memang sudah menderita penyakit yang berhubungan dengan darah tinggi maupun kolestrol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *